LAKUKAN SESUATU UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KORUPTOR SEMAKIN MILITAN


Ada yang menarik dalam acara sentilan-sentilun. Ketika itu bintang tamunya Dahlan Iskan yang merupakan menteri BUMN yang baru. Beliau terkenal dengan komitmen antikorupsinya. Pada acara tersebut slamet raharjo “nyeletuk”, “saat ini koruptornya kan makin militan”. Saya yang nonton lewat televisi tertawa saja, karena penonton di studio metro TV juga tertawa pada waktu itu. Saya tidak berpikir lebih, saya menganggap hal itu hanya guyonan biasa saja. Tak sadar ketika iklan, dipikiran saya terlintas lagi apa yang di celetukkan oleh slamet raharjo.  Tanpa sadar pikiranku berkelana keluar rumah. Pikiranku terasa menyaksikan televisi di beberapa channel. Terbayang dibenakku beberapa kasus korupsi, terbayang juga dibenakku beberapa orang saksi kasus korupsi, beberapa orang tersangka korupsi, dan beberapa orang diduga melakukan korupsi. Kalau dipikir-pikir iya ya, bahwa sekarang ini koruptor makin militan, itulah yang terlintas di benakku.

Iya ya, kataku dalam hati. Kalau diingat-ingat memang koruptor sekarang makin canggih, makin pinter. Pinter untuk nutupi dirinya melakukan korupsi alias sangat rapi. Makin variatif juga cara mereka melakukan korupsi. Ada yang memang korupsi dengan cara konvensional, misalnya bikin proyek yang banyak biar dapat fee yang banyak juga, ada juga yang berusaha bikin aturan baru, agar korupsi mereka bisa menjadi kelihatan legal. Ada juga sudah ketahuan korupsi tapi mencari-cari cara supaya tidak mendapat hukuman, ada juga uang hasil korupsi dibagi-bagikan misalnya untuk masjid, untuk shodaqoh dan lain-lain sehingga tidak terlhat kalau yang bersangkutan pelaku korupsi. Masih banyak yang terlintas dibenakku. Dan yang paling membuat berat kepalaku adalah jangan-jangan mereka melakukan kaderasasi alias mencari bibit-bibit baru yang bisa dijadikan koruptor masa depan. Aduh, kepalaku benar-benar pusing dibuat aliran pikiranku. Terbayang juga dibenakku, koruptor itu paling bisa kalua melakukan pencitraan, alias kelihatan baik didepan siapapun. Sehingga mereka banyak teman, disenangi oleh banyak orang. Takuuuuuut. Jangan-jangan sijujur nanti tidak punya teman. Kata koruptor tentang sijujur, “dia kaku, dia lugu, dia keras, urusin diri lo sendiri saja” sebenarnya sih black Campaign terhadap sijujur lah, tapi banyak yang terpengaruh. Wah gawat ya, kata pikiranku. Pantasan jaman sekarang ini, sijujur sedikit temannya, sedangkan koruptor temannya ya ada dimana-mana, itulah akhir pikiranku, mungkin alam bawah sadarku yang punya pikiran ini, sehingga tidak sadar terus bergerak.

Tiba-tiba aku tersentak, tapi apalah dayaku, kemudian hatiku menjadi kecut. Apa yang bisa kulakukan. Hakim bukan, polisi juga bukan, jaksa ya aku bukan jaksa. Aku bukan presiden, aku juga bukan menteri, gubernur juga bukan, bupati juga bukan. Menangis, kuyakin tidak akan merubah keadaan. Diam saja, tapi kubayangkan, aku punya anak, mungkin kelak punya cucu. Bagaimana kalau anakku kelak terinspirasi dari para koruptor, dan anak serta mungkin cucuku kemudian melakukan korupsi. Terbebaskah aku dari siksa kubur, masuk surgakah aku di akherat nanti. Wah, hatiku semakin berdebar membayangkan siksa neraka yang amat pedih. Akhirnya kuputuskan, apa yang harus kulakukan, aku akan berdoa, setiap saat berdoa, agar korupsi hilang dari negeriku. Kalaupun tidak hilang semoga anak dan cucuku tidak melakukan korupsi.

Comments on: "KORUPTOR SEMAKIN MILITAN" (4)

  1. Kejahatan yg kecil namun terorganispun mampu mengalhkn zzzzzzzzzzzzkebaikan g tdk tertata rapi n efektif so kultur KOrupsi berjamaah di indonezia smkn massiv n merasuk di smeua lini kehdpun…dperlukn langkah kongkrit n komitmen yg kwt utk mengendlkn laju Kousi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s