LAKUKAN SESUATU UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK


Ada paradigma selama ini bahwa keterbatasan bisa membawa manfaat. Kenyataan dilapangan ada juga yang demikian itu. Sebagai contoh banyak penyandang cacat yang punya keahlian layaknya seperti orang biasa. Bahkan dalam hal ekspose di media atau di masyarakat mereka bisa melebihi orang yang lahir dalam keadaan lahir dengan indera yang lebih lengkap. Sehingga ini semoga menjadi penyemanagat bagi penyandang cacat yang masih berada dalam keadaan yang kurang menguntungkan. Apalagi hal ini, artinya kelebihan mereka hanya dijadikan alas an bagi kita dan pihak-pihak yang mempunyai kewjiban menyantuni mereka justru melupakan mereka. Semoga tidak terjadi. Karena kalau hal tersebut masih terjadi dilapangan, maka jelas ini bentuk diskriminasi.

Dulu banyak orang mengatakan bahwa kemiskinan dan kebodohan terjadi akibat kesalahan individu yang bersangkutan. Katakanlah ada beberapa alas an, contoh yang bersangkutan tidak mau berusaha, malas belajar dan lain sebagainya. Mungkin untuk kondisi saat itu memang betul klaim-klaim yang demikian. Karena sumber daya alam memang tidak terbatas jumlahnya. Bisa dikelola oleh siapa saja. Tapi untuk kondisi saat ini itu tidak benar. Saat ini tidak benar lagi bahwa kemiskinan disebabkan oleh karena seseorang tidak mau berusaha atau malas. Miskin saat ini adalah hasil rekayasa. Miskin saat ini adalah miskin structural. Saat ini hampir  tidak mungkin seseorang yang mempunyai keterbatasan modal, akses dan kekuasaan menjadi kaya. Sebaliknya orang yang mempunyai modal, kekayaan, akses dan kekuasaan dapat melipatgandakan kekayaannya dalam waktu cepat.

Banyak orang yang mengatakan bahwa kemiskinan dan kebodohan adalah takdir. Memang benar kemiskinan adalah takdir dalam system yang benar-benar berpihak kepada kepedulian antar semua makhluk. Sehingga seharusnya, ada ikhtiar sebuah system yang benar-benar peduli semua makhluk yang ada di dunia ini. Harmonis itu jauh lebih baik. Ketika hutan habis ditebangi, maka yang terjadi adalah global warming. Sebaliknya ketika hutan tumbuh dengan baik maka dunia akan sejuk, pasti indah. Jika semua seimbang maka semua menjadi indah. Sehingga ketika ada sikaya simiskin akan terbantu, bukan malah dicaci atau di marjinalkan. Ketika ada penguasa, rakyat menjadi lebih makmur, bukan malah ditakut-takuti atau di eksploitasi.

Comments on: "HARMONI: MISKIN BUKAN KARENA MALAS" (2)

  1. Takdir bisa terjadi bilamana kita sudah mencoba sekuat tenaga dan pikiran telah dilampaui (optimum), lalu pasrah pada Pemilik Langit dan Bumi. Dia-lah yang menguasai jagat raya ini, Dia-lah yang mempunyai hak mutlak, dan tertulis dalam “Buku Suci-NYA.”

    Manusia sekarang, selalu senantiasa menggunakan akal (pikiran)nya, atau dengan kata lain akal (pikiran) adalah raja, hati (nurani) sebagai panglimanya, hingga susah membedakan antara putih dan hitam, yang ada abu-abu.

    Bilamana dibalik, hati (nurani) sebagai raja, akal (pikiran) sebagai panglimanya, maka yang terjadi, yang putih tetap putih, yang hitam tetap hitam, tidak ada lagi abu-abu.

    Salam Sukses dan Mulia,
    Kios Buku Gema (Gemar Membaca)

    • ya sepakat, yang terpenting apa yang kita lakukan sebagai amal itu juga perintah Allah, masalah sistem tetap tidak berubah kita serahkan kepada sang pencipta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s