LAKUKAN SESUATU UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

CARA MEMILIH JURUSAN


CARA MEMILIH JURUSAN

Ketika seseorang lulus dari sekolah menengah atas (SMA), banyak yang bingung untuk memilih jurusan di perguruan tinggi yang ingin dia masuki, ada juga sebagian yang sudah punya pilihan tetapi orang tua mereka tidak setuju dengan pilihan mereka. Kelompok Mayoritas dari mereka dalam memilih jurusan adalah atas dasar pertemanan atau dengan kata lain sebenarnya mereka tidak punya pertimbangan karena mereka hanya ikut-ikutan dengan jurusan yang dipilih oleh temannya. Dan kelompok terakhir juga hamper sama dengan kelompok yang tadi, yaitu kelompok yang tidak mempermasalahkan jurusan, bagi mereka yang terpenting adalah ini saatnya melanjutkan keperguruan tinggi.

Ada banyak konsekwensi logis yang akan dihadapi oleh calon mahasiswa nantinya ketika mereka benar-benar menjadi Mahasiswa. Untuk mereka yang terpaksa mengikuti keinginan orang tua dalam memilih jurusan sedangkan sebelumnya mereka punya pilihan jurusan biasanya ketika mengikuti kuliah jiwa dan raga mereka tidak seratus persen hadir ditempat perkuliahan. Karena mereka ini bukan bakat mereka, ini bukan yang mereka inginkan, dan tidak berguna untuk masa depan mereka.

Bagi merka yang memilih jurusan atas dasar ikut teman, ini juga sangat mengkhawtirkan, karena mereka, ketika menjadi Mahasiswa cenderung tidak terlalu memikirkan substansi dari perkuliahan. Bagi mereka kuliah hanya sekedar memenuhi jadwal, mengisi waktu, tidak peduli untuk apa sebenarnya mereka kuliah, tidak peduli apa yang sebenarnya mereka dapatkan dibangku kuliah, serta mereka cenderung tidak punya target khusus berapa lama mereka akan berada di bangku kuliah.

Seperti diterangkan sebelumnya, kelompok terakhir juga cenderung hamper sama dengan kelompok diatas. Hanya saja bagi kelompok ini mereka tidak ikut-ikutan dalam memilih jurusan. Mereka tidak pernah memilih jurusan, yang penting bagi mereka adalah bahwa saat ini waktunya untuk kuliah. Sehingga pada waktu mereka kuliah nanti mereka juga hamper sama dengan kelompok diatas, cenderung tidak punya motivasi untuk berprestasi, hanya sekedar ikut kuliah dan seterusnya.

Untuk itu calon Mahasiswa dan orang tua perlu berkomunikasi dengan baik. Secara simultan dalam memilih jurusan, cara yang paling baik adalah mempertimbangkan bakat dan keinginan dari calon Mahasiswa secara tidak terpisah juga jurusan tersebut juga sesuai dengan keinginan orang tua, serta yang terakhir adalah peluan dunia usaha/kerja atau peluang membuka lapangan pekerjaan. Dengan mempertimbangkan hal ini saya punya keyakinan bahwa calon mahasiswa dan orang tua tidak akan salah jalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s