LAKUKAN SESUATU UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK


Melihat realitas pendidikan saat ini membuat kita mengelus-elus dada. Tawuran Mahasiswa antar fakultas, antar jurusan, bahkan antar Universitas hampir setiap saat kita saksikan. Tawuran antar pelajar baik didalam lingkungan internal sekolah, maupun antar sekolah. Banyak pelajar yang terlibat kasus narkoba, pencurian dan tindak kekerasan. Bahkan sering muncul pelajar yang notabene dibawah umur merekam tindakan asusila. Yang terekspos media saja jumlah ratusan kasus, belum lagi yang tidak terpantau oleh media. Itulah sederetan hal yang mewarnai realitas pendidikan kita dan peserta didik kita. Gambaran ini hanya sebagian kecil dari kenyataan yang ada, tentunya masih banyak kenyataan-kenyataan lain yang sangat mencengangkan kita.

 

Tentunya tidak adil juga kalau kita melihat dari satu sisi saja. Kita harus melihat sisi lain. Karena saya punya keyakinan juga masih banyak Mahasiswa lebih memilih kegiatan positif ketimbang tawuran. Banyak pelajar yang berprestasi, selain di tingkat local bahkan ditingkat internasional melalui olimpiade sebagai salah satu contohnya. Banyak juga kegiatan positif yang dilakukan oleh para siswa, sebagai contoh kegiatan kepanduan, diskusi, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya. Tentu kita berharap dunia pendidikan kita sama dengan gambaran yang terakhir ini.

 

Lebih jauh lagi kalau kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, mereka yang melakukan korupsi adalah orang-orang yang punya pendidikan formal yang memadai. Mereka yang tidak peduli dengan keadaan masyarakat sekitar adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan intelektual. Sangat ironis memang. Sekali lagi, tentunya tidak semua orang yang mempunyai mempunyai pendidikan tinggi demikian, karena kalau kita lihat kenyataannya, masih banyak juga dari mereka yang “bersih”.

 

Disisi lain, kalau kita tengok masyarakat yang lebih luas, tentunya juga banyak anggota masyarakat yang tidak punya pendidikan formal, akan tetapi dalam pergaulan sehari-hari jauh lebih santun, berpikir positif, bahkan punya kemampuan melebihi mereka-mereka yang mempunyai pendidikan formal yang lebih tinggi.

 

Perbedaan yang paling mencolok antara mereka yang beruntung mendapat pendidikan formal dengan masyarakat yang lainnya (tentu tulisan ini bukan untuk membuat diskriminasi, karena penulis punya harapan suatu saat, semua masyarakat bisa menikmati pendidikan formal) adalah akses dan kesempatan yang dimiliki. Bagi mereka yang mempunyai pendidikan formal tentu punya akses yang lebih luas, kesempatan untuk mendapatkan dan membuat lapangan pekerjaan yang lebih besar. Ini artinya bahwa mereka yang punya pendidikan formal nantinya akan berhubungan langsung dengan kepemimpinan, manajemen, serta mempengaruhi perubahan-perubahan yang ada di masyarakat.

 

Hari inipun kita melihat bahwa mereka yang duduk sebagai pimpinan politik, birokrasi, perusahaan swasta adalah mereka-mereka yang notabene adalah punya jenjang pendidikan yang memadai, karena sebagian besar, untuk duduk disana memang mempersyaratkan pendidikan formal yang memadai. Sehingga tidak mengherankan apabila banyak terjadi penyelewengan. Banyak harapan dari masyarakat tidak terpenuhi. Harapan akan kemakmuran semakin jauh, hal ini disebabkan terutama karena para pemimpin kita masih suka melakukan korupsi dan penyelewengan lainnya. Tentu juga kita tidak menutup mata bahwa masih banyak para pemimpin kita yang masih “bersih”.

 

Mungkin saat ini kita boleh pesimis, karena kita tidak dapat berharap banyak kepada mereka yang menjadi pemimpin hari ini. Tetapi tentunya kita tidak boleh berputus asa. Kita harus optimis bahwa kelak generasi anak cucu kita akan menjadi lebih baik. Tentunya harus ada usaha yang keras dari kita semua. Salahsatunya adalah dengan mengimbangkan kurikulum pendidikan yang bermuatan intelektual dan moral, yang selama ini cenderung lebih mementingkan muatan-muatan intelektual. Sehingga generasi yang akan datang menjadi geneasi yang mempunyai kualitas intelektual dan anggun dalam moral.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.